Buat Bisnis Qurban-mu Lebih Terpercaya, Begini Caranya!

Jelang Hari Raya Idul Adha, permintaan akan hewan kambing, domba, sapi tentu meningkat. Bagi para peternak hewan, momen ini selalu ditunggu-tunggu. Sebab, peternak dapat mendapatkan untung besar dari bisnis hewan qurban ini. Apalagi saat hari raya qurban harganya bisa menjulang tinggi.

bisnis hewan qurban

Sumber: pexels.com

Bisnis ini merupakan salah satu ide bisnis yang terbilang bagus. Peluang pasarnya dan keuntungannya tergolong besar diiringi oleh tingginya permintaan di pasar. Walaupun bisnis ini termasuk bisnis musiman, bukan berarti kamu tidak bisa menjualnya sewaktu-waktu. Sebab, selain Hari Raya Idul Adha, kamu bisa menjual hewan qurban seperti kambing untuk acara besar seperti aqiqah ataupun pernikahan. 

Baca juga: Catat! 3 Usaha Sampingan untuk Karyawan Ini Layak Kamu Coba

Bisnis Hewan Qurban

Kalau kamu ingin atau bahkan sudah punya bisnis hewan qurban, berikut ada beberapa tips sukses menjalani bisnis ini. Simak ulasannya berikut ini!

1. Siapkan modal dan jenis hewan

Modal adalah bagian terpenting yang perlu dimiliki sebelum memulai bisnis. Besar kecilnya modal, bergantung pada produk apa yang ingin kamu jual. Jika bisnis hewan qurban, biaya yang dibutuhkan pun tentu lumayan besar. Tentukan juga jenis hewan yang ingin kamu jual. Ini akan membantu kamu dalam menyiapkan modal.

2. Kenali lebih jauh tentang seluk beluk bisnis hewan qurban

Sebelum memulai bisnis, alangkah baiknya untuk berkenalan lebih jauh pada produk yang ingin dijual. Pahami secara detail terkait ketentuan dan aturan jual beli hewan qurban. Misalnya, hewan qurban yang ditawarkan harus memenuhi syariat islam.

bisnis hewan qurban

Sumber: pexels.com

Hewan yang boleh diqurbankan adalah hewan ternak, beberapa diantaranya seperti domba, kambing maupun sapi. Usia hewan qurbannya pun harus memenuhi kriteria. Untuk kambing atau domba harus berusia minimal 1 tahun, sedangkan sapi minimal berusia 2 tahun. Pastikan juga sisi kesehatan hewan qurban.

3. Siapkan tempat dan pakan

Ini penting diperhatikan agar hewan ternak yang dipelihara tumbuh sehat. Untuk menyiapkan ini coba pikirkan berapa banyak modal yang perlu disiapkan. Siapkan jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan harga terbaik dan lebih murah. Rawat hewan yang kamu ternak sebaik-baiknya agar layak disembelih saat qurban nanti.

Baca juga: 7 Cara Jualan Frozen Food Online, Cek Persiapannya!

4. Promosikan secara offline dan online

Bisnis hewan qurban juga perlu dipromosikan. Kalau secara offline, kamu bisa mempromosikan hewan qurban yang dijual ke teman, kerabat, sanak saudara, ataupun pihak yang berpotensi membeli hewan kurban. Sedangkan, promosi yang dilakukan secara online bisa melalui sosial media ataupun memiliki website toko online. Dengan adanya website toko online, bisnismu akan lebih dipercaya oleh calon customer-mu. Selain itu, masih banyak juga calon customer takut tertipu. Jadi, punya website toko online sendiri akan lebih baik.

bisnis hewan qurban

Sumber: pexels.com

Itulah beberapa kiat khusus untuk mempersiapkan bisnis hewan qurban agar bisa lebih dipercaya oleh calon customer.

Baca juga: Penting! Ini Cara Memulai Bisnis Skincare yang Bisa Dipelajari

Bagi kamu yang sedang ingin menjalankan bisnis, atau sudah memiliki bisnis, AVANA bisa membantumu untuk mengoptimalkan bisnis. Dengan puluhan fitur canggih, kamu bisa berjualan langsung dari media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, Mesengger, tanpa mengharuskan pelangganmu keluar dari aplikasi media sosial tersebut. Ingin mencoba? AVANA memberikan Anda voucher toko online GRATIS yang Anda bisa gunakan!

Penting! Ini Cara Memulai Bisnis Skincare yang Bisa Dipelajari

Cara memulai bisnis skincare memang perlu dipelajari jika kamu ingin menekuni bisnis ini. Ada beberapa tahapan yang perlu kamu ketahui. Apa saja? Baca artikel ini sampai habis ya!

cara memulai bisnis skincare

Sumber: pexels.com

Bisa dibilang, bisnis skincare cukup menjanjikan. Apalagi peminat skincare di Indonesia semakin meningkat. Jadi, nggak heran, kalau banyak orang yang mulai tertarik berbisnis skincare. Pasalnya, skincare nggak hanya digunakan oleh wanita, tapi juga laki-laki sekarang rajin merawat kulit. 

Baca juga: 7 Cara Jualan Frozen Food Online, Cek Persiapannya!

Cara Memulai Bisnis Skincare yang Bisa Dipelajari

Tertarik untuk mencoba? Cara memulai bisnis skincare bisa kamu pelajari terlebih dulu sebelum memulainya. Berikut beberapa diantaranya!

  1. Lakukan riset pasar

Ini merupakan salah satu cara memulai bisnis skincare yang perlu kamu lakukan. Dengan riset pasar, kamu bisa mengetahui apa yang tengah dibutuhkan oleh konsumen. Selain itu, kamu juga bisa mencari tahu berapa harga jual produk. Strategi bisnis seperti apa sih yang dilakukan oleh kompetitor. Di tahap ini, kamu sudah mulai cari-cari supplier skincare yang sesuai.

  1. Ketahui model bisnis yang diinginkan

Ketika ingin memulai bisnis, kamu perlu mengetahui model bisnis seperti apa yang ingin dijalani. Sesuaikan dengan berapa budget yang dimiliki. Apabila kamu terbatas modal pilihan bisnisnya bisa menjadi reseller ataupun jasa titip saja. Kedua model bisnis ini paling mudah karena bisa dilakukan secara online. Tapi kalau kamu punya modal besar dan ingin membuat produk skincare sendiri akan lebih baik.

  1. Kenali target pasar

cara memulai bisnis skincare

Sumber: pexels.com

Cara memulai bisnis skincare yang bisa kamu lakukan berikutnya adalah dengan menentukan target pasar. Sama dengan beragam jenis produk lainnya, skincare juga punya targetnya sendiri. Mulai dari usia, jenis kelamin hingga permasalahan kulit yang dimiliki pada setiap orang.

  1. Pelajari regulasi produk skincare

Produk skincare yang beredar di pasaran harus memiliki izin edar yang berasal dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Apabila kamu ingin membuat brand baru, tentu kamu perlu mengurus izin ini sebelum melakukan penjualan produk skincare. Selain itu, sertifikat halal juga perlu dimiliki untuk memberi nilai tambah pada produkmu. Namun, jika kamu memilih jadi reseller, kamu perlu pastikan skincare yang ingin kamu jual telah lulus uji BPOM.

Baca juga: Mengenal Sociopreneur Mulai dari Syarat, Manfaat hingga Contoh Usahanya!

  1. Cara memulai bisnis skincare dengan promosi melalui sosial media

Sosial media jadi sara promosi yang paling sering digunakan oleh pebisnis online. Manfaatkan media ini semaksimal mungkin sebagai sarana promosi. Sebelum launching, kamu harus aktif di sosial media. Carilah audience yang sesuai dengan target marketmu.

  1. Miliki website toko online sendiri

cara memulai bisnis skincare

Sumber: pexels.com

Supaya makin kredibel, kamu bisa punya website toko online sendiri. Tentu ini bisa meyakinkan bahwa skincare yang kamu jual bukan abal-abal. Untuk memiliki website toko online sendiri, saat ini tidaklah sulit. Kamu bisa memilikinya di AVANA. Pelangganmu pun akan lebih mudah melakukan pembelian.

Baca juga: Catat! 3 Usaha Sampingan untuk Karyawan Ini Layak Kamu Coba 

Nah, itulah beberapa cara memulai bisnis skincare yang bisa kamu pelajari. Yuk, buat website toko onlinemu di AVANA. Jualan jadi lebih mudah!

7 Cara Jualan Frozen Food Online, Cek Persiapannya!

Cara jualan frozen food ini perlu kamu ketahui supaya nggak salah langkah. Simak persiapan apa saja yang perlu dilakukan!

Siapa sih yang tidak tahu frozen food? Bisa jadi ini termasuk salah satu makanan favoritmu. Untuk memulai bisnis frozen food memang tidak membutuhkan banyak modal besar. Tapi ada cara berjualan frozen food yang perlu dipelajari agar kamu bisa berhasil menjalani bisnis ini.

Frozen food memiliki ciri khas makanan beku yang praktis dan siap dimasak. Bagi orang-orang yang memiliki banyak kesibukan, makanan ini kerap dijadikan pilihan karena dari sisi persiapan tidak membutuhkan waktu lama. Cocok sekali buat kamu yang ingin mencoba usaha rumahan. 

Apabila dijalani dengan serius, bisnis frozen food ini sangat menguntungkan. Terlebih lagi, frozen food ini sebagian besar tanpa bahan pengawet. Sebab, jika dicampur pengawet, frozen food bisa cepat rusak.

Cara Jualan Frozen Food

cara jualan frozen food

Sumber: pexels.com

Ada beberapa tips cara berjualan frozen food yang perlu kamu simak. Simak langkah-langkah berikut ini ya! 

Memulai Bisnis Frozen Food dengan Mengumpulkan Niat

Sebelum memulai bisnis ini, kamu perlu memiliki niat yang kuat. Dengan niat yang kuat kamu bisa tetap bersemangat untuk memulai hingga menjalankan bisnis ini. Setiap bisnis pasti memiliki tantangan tersendiri. Jadi, ketika kamu mengalami kendala usahakan untuk tidak cepat menyerah. Cari solusi dengan menganalisa apa penyebabnya. Tantangan demi tantangan harus bisa kamu lewati jika ingin berhasil menjalani bisnis.

Cara Jualan Frozen Food dengan Melakukan Riset Pasar

Riset pasar ini penting sekali dilakukan sebelum memulai bisnis frozen food. Kamu perlu mencari tahu kontak supplier, cara penyimpanan, cara pengiriman dan lainnya. Ini perlu dipelajari terlebih dulu agar tidak mengalami kerugian besar. Untuk mempelajari hal ini kamu juga perlu waktu.

Baca juga: Rekomendasi Ide Bisnis Selama Bulan Puasa

Cara Jualan Frozen Food dengan Menentukan Jenis Produk yang Ingin Dijual

cara jualan frozen food

Sumber: pexels.com

Frozen food itu banyak banget jenisnya. Ada frozen food yang siap olah. Ini perlu diolah kemudian dimasak lagi. Contohnya seperti daging, ayam dan ikan. Tapi ada juga frozen food yang hanya perlu dihangatkan supaya rasanya lebih nikmat. Selain itu, ada yang perlu dimasak dengan proses yang tidak terlalu lama. Jadi, kamu bisa pilih jenis frozen food seperti apa yang ingin kamu jual.

Bisnis Frozen Food Juga Perlu Mempertimbangkan Modal

Pada setiap jenis usaha, modal selalu jadi bahan pertimbangan. Jadi, lakukan rincian modal terlebih dulu untuk mengembangkan bisnis frozen food yang akan dimulai. Mulai dari berapa biaya modal hingga biaya operasional yang diperlukan. Sebab, seperti namanya frozen food harus selalu beku sehingga membutuhkan freezer. Seluruh kebutuhan usaha perlu dicatat sebelum memulainya.

Baca juga: Catat! 3 Usaha Sampingan untuk Karyawan Ini Layak Kamu Coba

Cara Jualan Frozen Food dengan Menentukan Target Pasar

Target pasar untuk bisnis ini bisa dibilang cukup luas. Hal ini karena frozen food bisa dikonsumsi oleh beragam kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Meskipun demikian, kamu perlu menentukan jangkauan pengiriman untuk tetap menjaga kualitas produk.

Cara Jualan Frozen Food dengan Memperhatikan Pengemasan

Untuk menjaga kualitas frozen food yang kamu jual, penting sekali memperhatikan cara pengemasannya. Untuk makanan beku, kamu perlu menggunakan alat penghisap udara. Jenis makanan ini dikemas tanpa ada udara di dalamnya. Sedangkan untuk pengirimannya perlu memperhatikan agar packing-nya tidak basah.

Baca juga: Mengenal Sociopreneur Syarat, Manfaat hingga Contoh Usahanya!

Cara Jualan Frozen Food Secara Online

cara jualan frozen food

Sumber: pexels.com

Banyak loh, calon pembeli yang mencari produk frozen food secara online. Tentu saja ini sangat berpotensi dipasarkan melalui website toko online. Kamu juga bisa memanfaatkan sosial media sebagai salah satu strategi pemasarannya. 

Itulah cara berjualan frozen food yang bisa kamu coba. Untuk mengembangkan bisnismu, kamu juga bisa memulai bisnis online-mu sendiri dengan menggunakan platform Social Commerce AVANA! Dengan AVANA, kamu bisa mengelola seluruh aktivitas jualan online, manajemen order, stok, pengiriman, hingga reseller dalam satu dashboard dan webstore yang terintegrasi dengan media sosial. Yuk, coba gunakan AVANA sekarang! 

WhatsApp Commerce: Trend Jualan Online Bikin Pelanggan Langsung Checkout

Halo, Teman AVANA!

Pada bisnis online, biasanya customer memiliki kebiasaan belanja yang berbeda-beda. Ada customer yang datang di toko online melihat-lihat produk, memasukkan ke keranjang belanja tapi tidak jadi melakukan pembelian. Inilah yang dikenal dengan istilah cart abandonment. 😢

Gimana ya cara mengatasi masalah ini? 🤔

Yuk, temukan jawabannya dalam Webinar bersama AVANA!🥳

Di webinar ini kamu akan mengetahui cara:

– Mengidentifikasi apa itu WhatsApp Commerce.

– Mengidentifikasi keuntungan menggunakan WhatsApp Commerce bagi bisnis.

– Mengidentifikasi  strategi penggunaan WhatsApp Commerce yang tepat bagi bisnis.

Pembicara: 

  1. Mulyani: Marketing Expert
  2. Yunita Andriyani: Digital Business Consultant AVANA Indonesia 

Catat tanggalnya ya!        

📆Jumat, 24 Juni 2022

🕐15:00 – 17:00 WIB

Info lebih lanjut, silahkan klik:

http://bit.ly/Webinar240622

Dapatkan FREE website toko online untuk 100 pendaftar pertama. Yuk, segera daftarkan diri kamu sekarang! 🥳

#WebinarSiapSukses #AVANAINDONESIA #SocialCommerce #FiturCanggih #SuksesBerbisnis #WebsiteTokoOnline #TokoOnline #BisnisDigital #JualanDariRumah #BisnisOnline #BisnisKekinian

SEO 101: Strategi Konten Ramah SEO untuk Website Bisnis

Halo, Teman AVANA!

Bisnis yang mudah dicari di pencarian Google akan lebih dipercaya. Itulah sebabnya SEO penting sekali untuk bisnis kamu. Selain itu, SEO juga bisa meningkatkan visibilitas website-mu di mesin pencarian, lho!

Lalu, bagaimana menerapkan SEO yang baik dan benar?

Yuk, temukan jawabannya dalam Webinar bersama AVANA dan Lingkaran.co!🥳

Di webinar ini kamu akan mengetahui:

  1. Seperti apa konten yang ramah SEO.
  2. Apa saja manfaat yang didapat dengan menerapkan konten ramah SEO bagi website bisnis.
  3. Tips membuat/menulis dan contoh  konten yang ramah SEO untuk website bisnis. 

Pembicara: 

  1. Raksa Santana: Content strategist at Lingkaran.Co
  2. Desy Nur Azizah: Digital Business Consultant AVANA Indonesia

Catat tanggalnya ya!        

📆Kamis, 16 Juni 2022

🕐15:00 – 17:00 WIB

Dapatkan FREE website toko online untuk 100 pendaftar pertama. Yuk, segera daftarkan diri kamu sekarang! 🥳

Mengenal Sociopreneur: Syarat, Manfaat hingga Contoh Usahanya!

Di era seperti sekarang ini, sociopreneur bukan hal yang asing lagi. Tapi, masih ada masyarakat yang belum tahu artinya lebih jauh. Buat kamu yang ingin tahu secara lengkap mengenai apa itu sociopreneur, syaratnya, apa manfaatnya hingga contohnya bisa baca artikel ini sampai habis ya!

Apa itu Sociopreneur?

sociopreneur

Sumber: Pexels.com

Sociopreneur berasal dari dua kata, yaitu “socio” dan “preneur” artinya wirausaha dengan wawasan sosial. Dalam hal ini sociopreneur merupakan seseorang yang memiliki usaha tidak hanya mengutamakan profit saja, melainkan bisa memberikan impact pada masyarakat dan lingkungannya.

Konsep dari bisnis ini sama dengan bisnis lainnya, yaitu mendapatkan profit. Namun, yang membedakan adalah sebagian dari pendapatan dimanfaatkan untuk menciptakan kesejahteraan dan memberikan dampak sosial yang lebih baik bagi masyarakat. Sedangkan pada bisnis lain, keuntungan yang diperoleh hanya untuk kepentingan sendiri.

Baca juga: Catat! 3 Usaha Sampingan untuk Karyawan Ini Layak Kamu Coba

Syarat Menjadi Sociopreneur

sociopreneur

Sumber: Pexels.com

Ada beberapa syarat yang perlu dimiliki untuk menjalani bisnis ini. Sebab, untuk mendapatkan klien dari bisnis ini tidaklah mudah. Perusahaanmu harus terpercaya terlebih dulu. Beberapa syarat yang diperlukan di antaranya sebagai berikut!

1. Sociopreneur perlu memiliki jiwa sosial yang tinggi

Jiwa sosial yang tinggi sangat diperlukan untuk menjalani bisnis ini. Sebab, bisnis ini berangkat dari rasa peduli yang tinggi terhadap orang lain. Pebisnis ini memiliki jiwa sosial untuk bisa berkontribusi langsung pada komunitas. Selain itu, perlu memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi masalah dan bisa mencari solusi terbaik. 

2. Sociopreneur perlu memiliki fokus pada masalah sosial

Sociopreneur memang dijalankan dengan dasar bisnis, meskipun demikian harus tetap fokus pada masalah sosial. Pebisnis ini ingin membuat perubahan besar yang positif di samping keuntungan. Tergolong berbeda dari bisnis biasanya yang hanya mengutamakan profit.

3. Sociopreneur harus mampu berinovasi

Pebisnis ini juga perlu berinovasi. Bisnis yang dijalankan harus berbeda dan menarik untuk bisa diikuti. Dalam hal ini produk yang ditawarkan pun harus bisa menghasilkan sekaligus membantu masyarakat.

4. Sociopreneur harus bisa menerima masukan

Bisnis yang baik harus bisa menerima segala masukan. Baik itu berasal dari internal ataupun eksternal (masyarakat). Sebab, bisnis tidak hanya melibatkan internal, tapi juga yang berada di luar bisnis.

Baca juga: Catat! Ini Strategi Jitu Promosi Bisnis via Tiktok

Manfaat Jadi Sociopreneur

sociopreneur

Sumber: Pexels.com

Menjadi pebisnis yang bermanfaat untuk orang banyak tentu bisa memberikan kebahagiaan tersendiri. Bisnis yang sukses merupakan bisnis bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Berikut beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan menjadi seorang sociopreneur di antaranya sebagai berikut!

1. Jadi seseorang yang menginspirasi

Selain bermanfaat untuk orang lain, kamu bisa menjadi sosok inspiratif. Sebab, bisnis yang dilakukan berdampak pada kehidupan banyak orang.

2. Bertanggung jawab pada masyarakat dan lingkungan

Bertanggung jawab di lingkungan masyarakat merupakan visi utama. Itulah sebabnya, pebisnis ini akan lebih memiliki kepedulian di lingkungan masyarakat.

3. Bisa meningkatkan kepedulian konsumen

Salah satu cara meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan bisa melalui kegiatan sociopreneur. Adanya bisnis ini sangat membantu konsumen bahwa barang atau jasa yang dibeli bisa memberikan manfaat pada banyak orang.

Baca juga: Catat! Cara Mudah Optimalkan Profil Instagram Untuk Bisnis

Contoh dari Sociopreneur

Berikut ini beberapa contoh sociopreneur yang ada di Indonesia!

  1. Bisnis yang berfokus pada mengelola sampah: Waste4Change
  2. Bisnis yang bergerak di bidang penjualan dan pembuatan produk interior: Mendekor
  3. Bisnis yang bergerak mengumpulkan dana untuk pasien yang kurang mampu: WeCare.id
  4. Bisnis yang menjual produk kerajinan anyaman dengan keuntungan sebagian besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Flores: Du Anyam

Itulah pengenalan tentang sociopreneur. Selain bisnis ini, kamu juga bisa memulai bisnis online-mu sendiri dengan menggunakan platform Social Commerce AVANA! Dengan AVANA, kamu bisa mengelola seluruh aktivitas jualan online, manajemen order, stok, pengiriman, hingga reseller dalam satu dashboard dan webstore yang terintegrasi dengan media sosial. Yuk, coba gunakan AVANA sekarang!

Catat! 3 Usaha Sampingan untuk Karyawan Ini Layak Kamu Coba

Usaha sampingan untuk karyawan ini bisa lho kamu coba supaya nggak selalu bergantung pada penghasilan bulanan. Usaha jadi salah satu opsi buat kamu yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Kira-kira jenis usaha apa saja ya yang bisa dicoba? Untuk lebih jelasnya, baca artikel ini sampai habis yaa!

Kenapa Usaha Sampingan untuk Karyawan Perlu Dicoba?

usaha sampingan untuk karyawan

Sumber: pexels.com

Ada banyak alasan kenapa seorang karyawan nggak melulu bergantung pada penghasilan bulanannya. Kebutuhan yang semakin meningkat, harga barang yang terus meroket bisa jadi salah satu alasan karyawan juga perlu punya usaha sampingan. Selain itu, ada pula alasan lain yang melatarbelakangi seorang karyawan memutuskan untuk memiliki usaha sampingan. Beberapa di antaranya sebagai berikut!

  1. Gaji yang tak kunjung naik

Hingga saat ini masih banyak perusahaan yang jarang menaikkan gaji karyawannya. Padahal sudah bekerja bertahun-tahun tapi gaji tak kunjung naik. Sedangkan kebutuhan hidup terus meningkat. Mulai dari biaya kesehatan, pendidikan, cicilan rumah hingga kebutuhan pokok lainnya. Itulah sebabnya usaha sampingan untuk karyawan perlu dijadikan bahan pertimbangan.

  1. Cari penghasilan lebih dari satu sumber

Kebanyakan dari pengusaha memiliki penghasilan dari beberapa sumber. Ini bisa dilihat dari banyaknya bisnis yang mereka jalankan. Sebab, dengan cara ini seorang pengusaha bisa memiliki penghasilan yang berlipat ganda. Namun, kamu juga perlu memperhatikan bagaimana caranya mengurangi risiko rugi dengan memiliki beberapa sumber pendapatan.

  1. Bisa menambah keterampilan baru, pengalaman dan pengetahuan

Usaha sampingan untuk karyawan memang memiliki banyak sisi positif. Beberapa di antaranya seperti bisa meningkatkan keterampilan, pengalaman hingga pengetahuan. Melalui pekerjaan sampingan ini kamu juga akan belajar bagaimana cara mengelola jualan, pemasaran hingga memberikan pelayanan yang baik untuk para pelanggan.

Baca juga: Rekomendasi Ide Bisnis Selama Bulan Puasa

Manfaat Usaha Sampingan untuk Karyawan

usaha sampingan untuk karyawan

Sumber: pexels.com

Ternyata usaha sampingan untuk karyawan itu juga banyak manfaatnya, lho! Nggak cuma menambah penghasilan, tapi usaha sampingan bisa memberi dampak positif bagi yang menjalankannya.

  1. Waktu luang jadi lebih produktif

Punya usaha sampingan tandanya kamu juga harus siap mengatur waktu antara mengerjakan pekerjaan utama dan sampingan. Sebab, jika tidak bisa mengatur waktu dengan baik kamu bisa keteteran. Usahakan untuk mengerjakan pekerjaan sampingan apabila pekerjaan utama sudah selesai. Jadi kamu pun bisa lebih fokus mengerjakannya. Usaha sampingan membuat waktu luangmu pun jadi lebih produktif. Kamu bisa mendapatkan pengalaman untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

  1. Meningkatkan keberanian

Berani berbisnis artinya berani mengambil resiko. Tentu saja memiliki usaha sampingan bisa membuat keberanianmu bertambah. Kamu bisa tertantang untuk berani mengambil beragam jenis keputusan. Baik itu keputusannya benar atau salah setidaknya kamu berani mengambil langkah. Lewat pilihan yang kamu tentukan sendiri kamu bisa lebih percaya diri dan bertanggung jawab.

  1. Melatih kemandirian

Punya usaha sampingan membuat kamu yakin untuk bisa bertahan hidup. Sebab, tidak ada pekerjaan yang abadi ketika berada di bawah orang lain. Melalui usaha sampingan yang kamu pilih sendiri, kamu bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. 

Baca juga: Ini Strategi Jitu Promosi Bisnis via Tiktok

Ide Usaha Sampingan untuk Karyawan yang Bisa Kamu Coba

usaha sampingan untuk karyawan

Sumber: pexels.com

Beberapa jenis usaha sampingan untuk karyawan ini layak kamu coba untuk menambah penghasilan. Ingat, meskipun kamu punya usaha sampingan jangan sampai menurunkan kinerjamu di kantor ya!

  1. Usaha Sampingan untuk Karyawan sebagai Freelancer

Jadi freelancer merupakan salah satu usaha sampingan untuk karyawan yang tanpa modal. Dalam pekerjaan ini kamu hanya membutuhkan skill. Misalnya, kamu memiliki kemampuan di bidang mendesain gambar, kamu bisa freelance sebagai desain grafis. Atau, kamu yang memiliki skill menulis bisa mencoba freelance sebagai content writer. Pekerjaan ini pun bisa kamu kerjakan selepas pulang kantor.

  1. Usaha Sampingan untuk Karyawan dengan Memiliki Rental

Kamu punya koleksi di rumah? Coba deh bisnis yang satu ini. Kalau kamu punya koleksi kamera, kamu bisa menyewakan kamera-kameramu untuk mendapatkan cuan tambahan. Atau, kamu punya banyak mainan bekas anakmu. Kamu juga bisa menyewakan mainan anak-anak supaya mainan yang ada di rumah nggak mubazir begitu saja.

  1. Usaha Sampingan Karyawan dengan Menjadi Reseller atau Dropship

Ada lagi nih usaha tanpa banyak modal. Kamu juga bisa mencoba menjadi reseller ataupun dropship. Kamu cukup menjual barang yang disediakan oleh supplier. Kamu bisa memulainya lewat sosial media ataupun e-commerce. Bangun kepercayaan konsumen terlebih dulu dengan menjual produk berkualitas baik dan harga yang bersaing. Ini bisa dilakukan saat kamu istirahat atapun pulang kerja. 

Baca juga: Cara Mudah Optimalkan Profil Instagram untuk Bisnis

Usaha sampingan seperti reseller juga bisa lho kamu coba. Caranya dengan menggunakan platform Social Commerce AVANA! Dengan AVANA, kamu bisa mengelola seluruh aktivitas jualan online, manajemen order, stok, pengiriman, hingga reseller dalam satu dashboard dan webstore yang terintegrasi dengan media sosial. Mau coba menggunakan AVANA?

Klik di sini untuk info lebih lanjut.

Customer Retention: Strategi Ampuh untuk Pertahankan Pelanggan Paska Lebaran

Halo, Teman AVANA!

Selesai lebaran penjualan menurun. Gimana ya caranya supaya bisa mengulang momen mendapatkan keuntungan berlipat-lipat ganda seperti lebaran kemarin?

Ssstt, kami punya rahasianya! Apa saja?

Berikut bocorannya:

  1. Kupas tuntas strategi customer retention yang dapat meningkatkan penjualan
  2. Manfaat membangun strategi customer retention pada loyalitas pelanggan
  3. Langkah-langkah dalam membangun strategi customer retention

Pembicara:

  1. Yudha Aswardani (Digital Marketing Manager Crewdible)
  2. Baiq Clara (Digital Business Consultant AVANA Indonesia)

Yuk, temukan jawabannya dalam Webinar bersama AVANA dan Crewdible!🥳

Catat tanggalnya ya!

📆 Selasa, 31 Mei 2022

🕐15.00 – 17.00 WIB

Dapatkan FREE website toko online untuk 100 pendaftar pertama. Yuk, segera daftarkan diri kamu sekarang! 🥳